Skip to main content

self acceptance

self acceptance  - menerima diri sendiri.

sebelumnya gue mau ngucapin terimakasih dulu sama david atas sarannya. iya, kayaknya emang iya gue kurang banget buat menerima diri sendiri, gue lebih milih jadi orang lain buat diterima sama lingkungan sekitar gue.

maaf atas kepura-puraan gue selama ini ya. ini diri gue sebenarnya.

semua orang punya kelebihan dan kekurangan. gue tahu kekurangan gue, tapi gue gak pernah mau mengakui kekurangan gue sama sekali. gue selalu gak puas sama apa yang gue lakuin dan rasa keegoisan gue terlalu tinggi. maaf.

kemarin sempet baca suatu artikel, yang isinya :
Orang yang sehat mental adalah orang yang mau menerima kondisi dirinya sendiri dengan bahagia. Orang yang mampu untuk menerima diri sendiri, biasanya adalah orang yang juga mampu untuk menerima orang lain apa adanya. Tidak memaksakan orang lain untuk melakukan yang diminta, menghargai usaha orang lain, bersikap hormat, tidak dikendalikan oleh ambisi yang tidak realistis, tidak terlalu banyak mengeluh, tidak mudah tersinggung, belajar mengendalikan kemarahan dengan benar, tidak terobsesi oleh masa lampau, serta tidak menuntut orang lain untuk memenuhi semua kebutuhannya.
intinya, mental gue gak sehat. karena semua yang disebut diatas gak ada satupun yang ada dalam diri gue.

berulang kali gue udah nyoba jadi orang baik, mencoba jadi diri gue sendiri, mencoba menerima kekurangan gue, mencoba ngurangin keegoisan gue, mencoba buat menerima keadaan orang lain yang mungkin jauh lebih baik (mengurangi rasa keirian gue yang sangat berlebihan), mencoba buat segala hal yang bisa bikin orang sekitar gue nyaman dan membuat diri gue sendiri nyaman akan apa yang ada di dalam diri gue, tapi susah sekali. selalu aja ada batu sandungannya.
Butuh kerja keras untuk menerima diri apa adanya. Tujuannya adalah supaya memiliki pertumbuhan mental yang baik, mampu menerima orang lain apa adanya, menjalin relasi interpersonal yang lebih baik, serta dapat menikmati hidup.
dan itu susah sekali. gue gak tahu harus mulai darimana. darimana gue harus membenahi diri gue sendiri.

maaf atas segalanya,

dian chrisniar

Comments

Popular posts from this blog

PM1

gue dapet banyak pelajaran dari pengalaman bikin paspor selama hampir dua mingguan ini. eh wait... mau kemane bu? hahahaahah. gua kan mau jalan-jalan, jadi ya dari sedini mungkin sudah dipersiapkan tetek bengeknya. hahahah (tau-taunya ditempatin di tempat yang gak bisa 'jalan-jalan'. aaaakkk jangaaannn).

persyaratan bikin paspor sebenarnya gak terlalu ribet ya, coba monggo di klik dulu link ini buat tahu apa aja syarat-syarat yang harus di bawa untuk pembuatan pasport nya (jangan lupa dibawa semua berkas aslinya ya!).

Sakitnyaaaa...

yeyeye! karena sakit bukan penghalang buat gak ngeblog. udah hampir seminggu ini gue sakit dan tadi pagi itu puncaknya banget, jarang-jarang gue bangun tapi kepala gue rasanya keliyengan banget dan pastinya lemas sekali. alhasil, hari ini gue memtuskan untuk memberanikan diri berobat ke dokter. jadilah gue tadi berobat ke dokter di RS Cikini sekalian nemenin si gendut imunisasi.

Nokia 130

jadi tahu kan kalau kemarinan itu gue abis ganti ke xiaomi redmi note. nah, yang belum tahu dan pengen tahu reiew-an gue tentang HP xiaomi, monggo di-klik link ini.

permasalahan yang kemarin, kebetulan gue belinya yang 4G yang mana 4G nya itu single sim. mengingat provider besar di negara ini sangatlah tidak ramah dengan paketan internet jadilah akhirnya gue tetap berpendirian teguh untuk memakai kartu 3 dengan sistem kuota mereka yang setahun tanpa ada pembagian jam, tapi ya begitu dengan kualitas yang... hmh... gak bagus-bagus amat. setidaknya untuk messenger masih mumpuni lah, cuma ya jangan harap kalian bisa upload foto aja sih... hehe. hehe. kalian upload pagi, malemnya baru muncul di linimasa. wakawak.