Skip to main content

Posts

Showing posts from October, 2015

Selasa, 27 Oktober 2015

HALOHA! Selamat hari blogger nasional untuk semua tukang ketak-ketik di dunia maya!

Beberapa hari kemarin gue sempat main ke pantai baru di daerah Boleng. Sejujurnya sih gue kurang tahu itu pantai namanya apa, tapi karena letaknya di daerah Boleng jadilah kita bertiga namainnya pantai Boleng.
Letaknya memang agak jauh sih dari tempat gue. Sangat lumayan banget kalau mau ditempuh dengan jalan kaki, udah paling bener lah naik motor aja. Dan beginilah kondisi pantainya :

Gak ada pasir, hanya penuh bebatuan dan…. Sampah. Eh, tapi sampahnya ini bukan sampah beneran sih, melainkan itu sampah rumput laut. Kebetulan banget, pantai yang kita kunjungi kali ini adalah tempat untuk budidaya rumput laut. Nah, disini ada dua jenis rumput laut, satu namanya Aloma (itu yang bisa dikonsumsi), satunya lagi ya ini, rumput laut yang kayak sampah ini, karena memang bukan untuk dikonsumsi, jadilah dibiarkan begitu aja di pinggiran pantai ini.

Oke, sekarang move ke hari ini.

Tadi siang gue abis ngelayat anak …

Berburu Senja di Pantai Watotena

Masih di hari yang sama dengan kita piknik di Inaburak. Sore harinya, kita lanjut ke Watotena dengan tujuan… yeay berburu senja!



Personilnya berkurang banyak. Anak-anak Waiwerang plus bang Jul akhirnya mutusin buat pulang daripada harus nunggu sore terus pergi lagi ke pantai ini, secara… letaknya sebelahan coy sama Inaburak.



Pantai Watotena letaknya masih di kecamatan Ile Boleng tepatnya ada di desa Nelerereng (info ini gue dapatkan dari abang David. Dan gue baru tahu nama desanya pun gegara ini orang. Hahahaa. Thankyouuu). Untuk ke tempat ini, kalau dari arah Waiwerang ya letaknya sebelum pantai Inaburak. Tapi mudah kok buat tahu letaknya, secara ada plangnya biarpun cuma secuil, beda sama Inaburak yang gak ada sama sekali papan petunjuknya.

Jalan menuju Watotena full berpasir dan bebatuan dari awal sampai akhir. Jadi saran gue, siapkan masker karena debunya itu…. Aduh…. Ampun. Sama seperti Inaburak, untuk masuk ke tempat ini kita dikenakan biaya 5000 rupiah per kendaraan roda dua. D…

PANTAI INABURA(K)

Inabura atau Inaburak? Embuhlah, banyak yang bilang Inabura ada juga yang bilang Inaburak. Jadi terserah kalian lah mau bilang nama pantai ini apa.

Pantai Inaburak ini adalah salah satu pantai yang ada di pulau tempat gue tinggal selama beberapa bulan ke depan, letaknya adanya di pulau Adonara, terletak di wilayah Adonara Timur, kecamatan Ile Boleng. Untuk kesini, buat yang baru pertama kali mungkin agak ngebingungin. Secara, gak ada papan petunjuk untuk tempat wisata ini. Tapi kalau dari arah Waiwerang sih, gang menuju pantai ini ada tepat setelah gang menuju pantai Watotena (gue bakalan bahas tentang pantai ini juga nanti). Ya kalau gak mau ribet, ya mending langsung tanya warga sekitar.

Jalan awal menuju Inaburak sih bagus ya. Awalnya doang tapi. Jalanannya lebar, di-aspal pula. Tapi semakin ke dalam ya harap maklum… jalanannya jadi jelek gitu (tanah berbatu kerikil) dan makin sempit. Awalnya sih ngira bisa nih pake mobil ke sini eh pas nyampe ke ujung… iya sih bisa mobil nyampe s…

Selasa, 13 Oktober 2015

Hay! Hay! Hay! Post kali ini kayaknya bakalan singkat padat dan jelas deh.

Mulai dari kamis malam ya. Kebetulan hari Jum’at kemarin itu ada acara sambut baru anaknya Pak Ara (satpam sekolah gue), karena hampir semua guru dan ada beberapa siswa ikutan berpartisipasi di acara ini, jadilah Jum’at kemarin, sekolah diliburkan. Nah, berhubung acara sambut baru diadakan di rumah Pak Olen, jadilah gue dan mbak Tuti bantu-bantu masak (ngegerecokin sih lebih tepatnya). Dimulai dari bantuin bikin kue dan yang terakhir motong-motongin daging sapi.

Besokannya, gue dan yang lainnya benar-benar gantung periuk cuy. Dari pagi udah ke rumah Pak Olen, selain bantuin masak, tentunya kita sarapan pagi di sana. Kelar masak, kita balik ke rumah. Beberes, siang ke sana lagi buat makan siang. Beuh, untungnya makanan nya enak. Hahaha. Intinya gue beneran manjain perut banget lah Jum’at kemarin.



Kelar, kita pulang lagi ke rumah. Malamnya, kita balik lagi ke tempat Bu Is, kebetulan anak Bu Is juga lagi sambut ba…

Senin, 5 Oktober 2015

Udah beberapa minggu ini selalu update di tiap hari Senin. Gak sengaja sih sebenarnya tapi rada sayang ya kalau gue hanya update tiap senin. Aaakk, mari kembali rajin mengetak-ngetik.

UTS udah selesai, it means… selamat kembali pulang siang hari dan semangat kembali ngasih les ke anak murid. Jujur sih ya, sekarangan ini gue lagi dalam tahap, “anjir, gua bosan di sini dan gue bosan mengajar”. Bukan berarti gue kangen Jakarta juga sik tapi tepatnya… gue pengen liburan aja. Ahahahha, liburan muluk dah ah otak gue. Tentang hasil UTS? Ah yaudahlah, gue cuma bisa geleng-geleng kepala aja. Dari 3 kelas, gak ada satu anakpun yang tuntas. Sedih gak sih? Ish. Padahal soalnya udah gue kasih paling dasar yaaa dan semua soal yang gue kasih itu udah pernah gue bahas sama mereka… tapi ya gitu. Paling tinggi nilainya 7 sedangkan KKM kimia di sekolahan itu 7.8. HA.HA.HA. gue cuma bisa ketawa sih pas tahu KKM sekolahan segitu. Agak gimana gitu :/

Selasa kemarin, kita bertiga bantuin keluarga Pak Olen b…

Senin, 28 September 2015

Astaga, ketemu lagi di hari senin. Setelah beberapa hari kemarin akhirnya gue menginjakkan kaki kembali ke daratan Larantuka. Tahu kan betapa bahagianya anak desa yang kembali pulang ke kota beneran? Hahahaa. Nyampe Larantuka, kita langsung menjajal tempat belanja namanya HK, ini tempat semacam alfamartnya orang daratan. Tahu apa yang paling membahagiakan? Gue menemukan 1 dus bengbeng dengan harga 27.500, YA TUHAAANNN, AKU SENAAAANGGG :”)) tahu gak sih, ini bengbeng waktu perdana gue beli di Bogemart, harganya itu 28.000 yaaa, eh tetaunya kemarin naik harga jadi 32.000, gimana gue gak patah hati coba :'(

Selama di Larantuka, kita ada tinggal di tempat kak Ita, beliau ini semacam sekertarisnya sekdis di flotim. Rumahnya asik deh, di belakangnya persis langsung berhadapan sama laut yang misahin Daratan, Adonara dan juga Solor. Dan lagi-lagi, gue menemukan sunset di tempat ini. Aaakk, suka-suka.





Besoknya, gue belanja-belenji ke pasar Larantuka. Niatnya sih mau beli baju kerah yang lo…

Senin, 21 September 2015

Selamat pagi! Kembali bikin post ini di sekolah.
Hari ini sekolahan gue ngelaksanain UTS hari pertama. Iya. Dibanding sekolah lainnya, sekolah ini kayaknya cepet banget ya ngelaksanain UTS bahkan anak-anak Jakarta aja belum ada yang UTS loh. Dan karena hari ini UTS, maka dari itu gue masuk ke panitia pelaksanaan UTS. Dan nama gue masuk ke seksi paling sibuk sepertinya. Sebelum hari H, nama gue masuk ke tim pengkoreksi, penggandaan dan pengepakan soal toh, tapi dari ketiga itu gue cuma masuk ke bagian pengepakan soal aja. Tugasnya? Tugasnya ngestaplesin ratusan soal sampai gue merasa, kayaknya gue udah pantas deh buat tempat fotokopian sendiri gini --"

Gara-gara ngepakin soal itu toh, jadilah hari Sabtu dan Minggu gue dilalui di sekolah sampai matahari mulai terbenam. Hahaha. Badan rontok coy. Hari minggu pun juga begitu, start siang hari dan baru balik pas menjelang maghrib. Udah selesai kah tugas gue? Oh tentu belum. Masuk hari H nih kayak sekarang, nama gue muncul lagi di tim …

Jum'at, 18 September 2015

Selamat malam! Selamat hari Jum’at, besok sabtu dan besoknya libur (lagi). Gue udah bertekad banget minggu harus ke gereja. Haahhaa. Gue semenjak di sini gereja jadi bolong-bolong begini. Maafkan aku, Bapa.

Jadi ceritanya Ricky udah pindah kosan ke deket rumah gue dan mbak Tuti, it means Ricky akan selalu makan di tempat kita. Dia dari raja berubah drastis jadi rakyat jelata. Hahaha. Bahagia ada ini orang di tempat gue adalah, setidaknya gue bisa makan agak enakan karena uang makan bertambah. Ya maklum lah ya ciyn, kalau cuma berdua sama mbak Tuti agak mikir juga buat makan enak dan mahal. Eh, tapi… semenjak gue merantau gini, kerjaan gue cuma makan sayur terus loh. Walaupun sayurnya kalau gak kangkung, bayam, kol, wortel, terong dan begitu aja terus muternya, tapi setidaknya gue mendadak jadi herbivora di sini. Emak gue aja shok pas gue cerita ini, macem kayak gue, bisa makan sayur sehari sekali aja udah sujud syukur dah, lah ini malah jadi 3 kali setiap hari. Secara di sini harga da…