Skip to main content

8

tahu kenapa angka 8 begitu spesial? dari segi ukuran, 8 tidak perfect tapi juga tidak imperfect, 8 itu cukup. layaknya kasih, angka 8, tidak berlebihan tapi juga tidak kekurangan tapi cukup untuk menjalani kehidupan. bukankah sesuatu yang berlebihan dan kekurangan itu tidak baik?




coba perhatikan angka 8. pernahkah terpikirkan kalau angka 8 tidak pernah terputus? iya. 8, tersambung dari awal hingga akhir dan tidak ada putusnya. seharusnya begitu. seharusnya suatu hubungan yang baik berjalan seperti ini. biarpun 8 meliuk kesana kemari, tapi pada akhirnya bisa sampai ke tempat awal, membentuk angka 8 dan tetap tidak terputus.


sekalipun terputus, angka 8 hanya terdiri dari dua 0 yang disusun atas dan bawah. sekalipun diputus, perhatikan, jarak antara kedua 0 pun tidak pernah terpisah jauh, hanya sedikit, dan kedua 0 itu pun bersama-sama membentuk angka 8. sekalinyapun suatu hubungan itu terputus, sekalipun memang harus terpaksa sendiri-sendiri, seharusnya hubungan itu harus tetap terjalin walaupun terpisah jarak dan berbeda makna, namun masih tetap berjalan beriringan membentuk sesuatu hal yang baik bagi keduanya. saling menguatkan dan melengkapi, mungkin?

entahlah. 8, angka ini begitu spesial. masih bolehkah rindu 8?


dian chrisniar



*agak maksa sekali. terinspirasi dari 8


Comments

Popular posts from this blog

PM1

gue dapet banyak pelajaran dari pengalaman bikin paspor selama hampir dua mingguan ini. eh wait... mau kemane bu? hahahaahah. gua kan mau jalan-jalan, jadi ya dari sedini mungkin sudah dipersiapkan tetek bengeknya. hahahah (tau-taunya ditempatin di tempat yang gak bisa 'jalan-jalan'. aaaakkk jangaaannn).

persyaratan bikin paspor sebenarnya gak terlalu ribet ya, coba monggo di klik dulu link ini buat tahu apa aja syarat-syarat yang harus di bawa untuk pembuatan pasport nya (jangan lupa dibawa semua berkas aslinya ya!).

Sakitnyaaaa...

yeyeye! karena sakit bukan penghalang buat gak ngeblog. udah hampir seminggu ini gue sakit dan tadi pagi itu puncaknya banget, jarang-jarang gue bangun tapi kepala gue rasanya keliyengan banget dan pastinya lemas sekali. alhasil, hari ini gue memtuskan untuk memberanikan diri berobat ke dokter. jadilah gue tadi berobat ke dokter di RS Cikini sekalian nemenin si gendut imunisasi.

Nokia 130

jadi tahu kan kalau kemarinan itu gue abis ganti ke xiaomi redmi note. nah, yang belum tahu dan pengen tahu reiew-an gue tentang HP xiaomi, monggo di-klik link ini.

permasalahan yang kemarin, kebetulan gue belinya yang 4G yang mana 4G nya itu single sim. mengingat provider besar di negara ini sangatlah tidak ramah dengan paketan internet jadilah akhirnya gue tetap berpendirian teguh untuk memakai kartu 3 dengan sistem kuota mereka yang setahun tanpa ada pembagian jam, tapi ya begitu dengan kualitas yang... hmh... gak bagus-bagus amat. setidaknya untuk messenger masih mumpuni lah, cuma ya jangan harap kalian bisa upload foto aja sih... hehe. hehe. kalian upload pagi, malemnya baru muncul di linimasa. wakawak.