Skip to main content

Review "Mulai Kembali"

GUTEN MORGEN EVERYBADEH! YEAH. it's my first morning blog. rasanya? pusing bray. kagak pernah bangun pagi ya begini dah. ah iya dan langitnya itu loh, gelap sekali saudara-saudari. padahal waktu sudah menunjukkan pkl. 05.40. ini emang lagi mendung apa langit tiap pagi kayak begini? *yanasib gak pernah bangun pagi*


di pagi hari yang super gelap ini, gue mau membahas sedikit tentang novel yang baru gue beli kemarin dan akhirnya gue selesaikan kemarin malam, judulnya "Restart" by Nina Ardianti. 'review' ngasal ala gue ini gue persembahkan buat my dearest septi setiyawati sebagai bahan pertimbangan buat jadi beli / minjem novel ini. HAHAHAHA.


intermezzo sebentar. pertama kali memutuskan buat beli novel ini adalah ketika gue tertarik dengan tagline-nya yaitu, "semua orang pernah patah hati.... all you have to do is move on". dan di bayangan gue saat itu adalah... kayaknya ini novel berisi tentang seseorang yang susah banget buat move on, kayak.... UHUK! *peace :D* tapi kenyataannya.... ok mari kita bahas.

iya sih emang buku ini ngebahas tentang move on, tapi... ekspektasi gue ternyata salah besar. ya namanya juga novel kali ya, suka-suka yang ngarang mau gimana. tapi tetep aja gue gak terima, segampang itukah orang buat move on? oh c'mon, kehidupan nyata itu gak pernah semanis, seindah, dan semudah kehidupan novel.

garis besar novel ini menceritakan tentang move-on nya Syiana dari Yudha dengan seorang anak band yang namanya Fedrian. alasan move on karena diselingkuhin Yudha. proses perselingkuhannya menurut gue terlalu datar *sorry*, ya numpang lewat aja gitu. tokoh Yudha dan Delisa (mantan pacarnya Fedrian) cuman sekedar asal lewat menurut gue. ah iya, alasan si Fedrian putus dengan Delisa karena Delisa selingkuh juga. hah entahlah kenapa mbak Nina ini senang banget ngebahas perselingkuhan. saran mbak, coba bikin cerita dimana mereka putus secara tidak baik-baik tanpa ada alasan gitu, atau move on karena ditinggal mati, atau apalah yang lebih menyayat hati *halah* hahahaaha.

gimana proses move on-nya? huft ini sih yang bikin gue agak kecewa sedikit aja tapi. proses move on-nya Syiana ini terlalu cepat menurut gue. di saat dia lagi broken heart eh udah ada pangeran ganteng yang nunggu dia. di bayangan gue, si Syiana ini harusnya melakukan berbagai cara buat bisa move on dari Yudha dengan waktu yang agak lama dan gak semudah itu. okeh okeh maafkan gue yang terlalu drama dan banyak nuntut. hehehehe *salim ke mbak Nina*

how about quotes? hemh, kalau di dalam cerita sih gue gak nemu ya. bukannya gak nemu sih, tapi gue gak terlalu memikirkan apakah kalimat yang gue baca itu merupakan quotes atau bukan. maklum, kalau gue serius lagi baca maka gue hanya memusatkan otak gue buat merancang skenario di novel ini dan bukan untuk nyari quotes atau kalimat-kalimat petuah. nanti ya kapan-kapan kalau gue lagi iseng baca lagi untuk kedua kalinya, baru gue pusatkan buat nyari sepatah dua patah kata yang kece.

tapi bagi kalian para hunter quotes, di buku ini emang disisipkan sepenggal kalimat *entahlah bisa disebut quotes atau tidak* di setiap awal bab.

overall. 3.5 stars lah ya buat novel ini. anyway, novelnya bagus kok, bisa bikin gue nagih untuk terus ngebaca sampai di lembar terakhir. ah dan jangan terpengaruh ya sama review ngasal gue. hehehe :D

so septi, do you wanna read it?



dian chrisniar

Comments

  1. Hahahaa, kayaknya mbak nina harus tau cerita "temen gue" biar tau susahnya proses move on, heheh

    ReplyDelete
  2. garing ya ceritanya? kayaknya iya jeh, nina harus ketemu "temen lu" deh

    ReplyDelete
  3. huehehehe piss dong ah. teteup mau minjem ndak?

    ReplyDelete

Post a Comment

Popular posts from this blog

PM1

gue dapet banyak pelajaran dari pengalaman bikin paspor selama hampir dua mingguan ini. eh wait... mau kemane bu? hahahaahah. gua kan mau jalan-jalan, jadi ya dari sedini mungkin sudah dipersiapkan tetek bengeknya. hahahah (tau-taunya ditempatin di tempat yang gak bisa 'jalan-jalan'. aaaakkk jangaaannn).

persyaratan bikin paspor sebenarnya gak terlalu ribet ya, coba monggo di klik dulu link ini buat tahu apa aja syarat-syarat yang harus di bawa untuk pembuatan pasport nya (jangan lupa dibawa semua berkas aslinya ya!).

Nokia 130

jadi tahu kan kalau kemarinan itu gue abis ganti ke xiaomi redmi note. nah, yang belum tahu dan pengen tahu reiew-an gue tentang HP xiaomi, monggo di-klik link ini.

permasalahan yang kemarin, kebetulan gue belinya yang 4G yang mana 4G nya itu single sim. mengingat provider besar di negara ini sangatlah tidak ramah dengan paketan internet jadilah akhirnya gue tetap berpendirian teguh untuk memakai kartu 3 dengan sistem kuota mereka yang setahun tanpa ada pembagian jam, tapi ya begitu dengan kualitas yang... hmh... gak bagus-bagus amat. setidaknya untuk messenger masih mumpuni lah, cuma ya jangan harap kalian bisa upload foto aja sih... hehe. hehe. kalian upload pagi, malemnya baru muncul di linimasa. wakawak.

SKBN dan SKS

sesuai janji yang kemarin, berhubung 2 hari yang lalu gue kelar ngurus Surat Keterangan Sehat (SKS) dan Surat Keterangan Bebas Narkoba (SKBN), maka dari itu malam ini mau bahas cara buat ngedapetin kedua surat itu. ngurus SKBN sebenarnya bisa di BNN, cuma berhubung gue males harus pindah-pindah tempat jadilah gue ngurus itu di satu tempat yaitu di RSUD Budhi Asih di Cililitan sana.