Skip to main content

Hutan Pinus Gunung Pancar


yeay, akhirnya jalan-jalan lagi. terimakasih Izzah atas ajakannya juga Pipeh dan Septi yang sudah menemani. sabtu kemarin kita mainan ke bogor. berangkat naik kereta ke stasiun bogor dan lanjut ke rumah kakaknya Izzah buat minjem mobil. baru deh dari sana kita meluncur ke sentul.



Hutan Pinus Gunung Pancar. lokasinya di sentul city. kalau dari the jungle agak naik lagi ke atas. sampai nanti kalian nemuin tempat makan sate, jangan lupa belok ke kanan. plangnya kecil banget. hati-hati kelewatan. soalnya makin ke atas, jalanan yang dilewatin makin waw. tapi tapi... makin ke atas sebenarnya makin bagus sih pemandangannya. sayang kemarin gak sempat berhenti.

buat kalian yang gak tahu lokasi ini, saran gue adalah... mending kalian nanya orang. jangan sekali-kali mengandalkan GPS. gue udah 3 kali (sama yang ini) kelayapan ke sentul dan selalu saja disasarin sama ini GPS. padahal lokasi yang dituju deket banget dan punya nama, tapi gak tahu kenapa sama si GPS dibawa ke antah berantah. padahal udah jadi kota ya, tapi gak update sama sekali di maps.

gue kirain tempat ini sepi. eh ternyata... banyak ya yang pada mainan ke sini. terlebih buat yang pada camping. dan gue juga baru tahu ketika gue ceritain ke emak, ternyata gue udah pernah ke sana zaman masih cuilik buat mandi di air panas. owalah, tapi kok gue gak inget sama sekali ya? --"

untuk masuk ke tempat ini, berhubung kita datangnya pas weekend, pengunjung dikenakan biaya Rp. 7500,- sedangkan untuk kendaraannya sendiri, berhubung kita naik mobil dikenakan biaya Rp. 10000,- ; terbilang murah sih menurut gue. daripada kalian pada capek mainan ke puncak, ya mending mainan ke sini sih, lebih dekat dan gak macet juga. cuma dua kekurangannya, 1. pemandangannya ya cuma hutan pinus doang ; kedua. panas. iya, gue juga heran. biar kata namanya gunung, tapi ternyata gak dingin euy. untung ketolong sama pohon pinusnya, jadi rada adem.


eh tapi tapi, tempat ini photoable sih. hahaha. lumayanlah, gue bisa mengeluarkan gaya calendergenic gue di tempat ini. huahaaa.


yowes, berhubung lagi gak ada ide buat nulis panjang-panjang, gue akhiri aja ya sampai di sini. kesimpulannya, tempat ini layak kok buat dikunjungi, cuma ya satu, jangan buang sampah sembarangan ya gaes! oh iya satu lagi, selamat kakak Izzah! dengan petualangan kemarin, aku nobatkan dirimu jadi driver mobil perempuan terkece yang pernah gue kenal! hahaha. aku tunggu ajakan nya buat kelayapan ketempat baru lagi, ya kak :D


selamat jalan-jalan!


dian chrisniar

Comments

Popular posts from this blog

PM1

gue dapet banyak pelajaran dari pengalaman bikin paspor selama hampir dua mingguan ini. eh wait... mau kemane bu? hahahaahah. gua kan mau jalan-jalan, jadi ya dari sedini mungkin sudah dipersiapkan tetek bengeknya. hahahah (tau-taunya ditempatin di tempat yang gak bisa 'jalan-jalan'. aaaakkk jangaaannn).

persyaratan bikin paspor sebenarnya gak terlalu ribet ya, coba monggo di klik dulu link ini buat tahu apa aja syarat-syarat yang harus di bawa untuk pembuatan pasport nya (jangan lupa dibawa semua berkas aslinya ya!).

Nokia 130

jadi tahu kan kalau kemarinan itu gue abis ganti ke xiaomi redmi note. nah, yang belum tahu dan pengen tahu reiew-an gue tentang HP xiaomi, monggo di-klik link ini.

permasalahan yang kemarin, kebetulan gue belinya yang 4G yang mana 4G nya itu single sim. mengingat provider besar di negara ini sangatlah tidak ramah dengan paketan internet jadilah akhirnya gue tetap berpendirian teguh untuk memakai kartu 3 dengan sistem kuota mereka yang setahun tanpa ada pembagian jam, tapi ya begitu dengan kualitas yang... hmh... gak bagus-bagus amat. setidaknya untuk messenger masih mumpuni lah, cuma ya jangan harap kalian bisa upload foto aja sih... hehe. hehe. kalian upload pagi, malemnya baru muncul di linimasa. wakawak.

SKBN dan SKS

sesuai janji yang kemarin, berhubung 2 hari yang lalu gue kelar ngurus Surat Keterangan Sehat (SKS) dan Surat Keterangan Bebas Narkoba (SKBN), maka dari itu malam ini mau bahas cara buat ngedapetin kedua surat itu. ngurus SKBN sebenarnya bisa di BNN, cuma berhubung gue males harus pindah-pindah tempat jadilah gue ngurus itu di satu tempat yaitu di RSUD Budhi Asih di Cililitan sana.