Skip to main content

Jumat, 21 Agustus 2015

KAREYUUU!! atau artinya permisi dalam bahasa Flores Timur. Muko artinya pisang sedangkan tapo artinya kelapa, lalu aring artinya muda yang mana tuung artinya tua, lanjut genato artinya kirim dan plate artinya panas. hahaha sekian sudah beberapa bahasa flotim yang bisa gue pelajari hari ini, itupun berkat si bapak ketua anjar yang nge-wa bahasa antah berantah di grup.

Flotim, tepatnya di pulau adonara, desa Lewopao dan gue dapet ngajar di SMA namanya Ile Boleng. padahal kemarin udah ada niatan buat gak bawa buku paket kimia sama sekali dengan pemikiran kayaknya gue gak bakalan dapet anak SMA, palingan ngajar anak SD mentok-mentok SMP, eh malah beneran kan gue dapetnya SMA. huhuhu. belum tahu ngajar SMA kelas berapanya, tapi kata-katanya sih ngajarnya anak kelas X. yowes, semoga benar saja. walaupun pusing juga sih sebenarnya.

kondisi sekolah disini bagus, tergolong bagus lah. gue membayangkan sekolah yang jauh lebih menyedihkan dari ini tapi ya puji Tuhan lah ya, dikasihnya yang kayak begini. hanya saja…. belum tahu juga sih ini mau bagaimana nanti ke depannya. tadi saja ketemu beberapa anak murid, mereka jo punya tampang seram-seram sekali e, udah gitu mereka punya badan juga besar, kalah saya yang jadi gurunya ey. tapi ya entahlah.. aaakkkk, ya Tuhan, berikan Dian keikhlasan dan kesanggupan hati untuk mengajar mereka. bantu Dian ya Bapa. amin.

ibu guru. ya. sepanjang gue jalan, banyak sekali yang memanggil gue, ibu guru. entahlah. gue masih agak gimana gitu dengan sebutan ini. belum terbiasa. ditambah lagi, banyak sekali anak-anak sekolahan yang memanggil gue dan mbak Tuti, “selamat siang, ibu guru cantik” atuhlah… mereka semacam meledek. sedangkan si Ricky pun dipanggil, “bapak guru ganteng”. yayaya. mereka ngomongnya sambil cekikikan pake bahasa sini dan kita bertiga cuma bisa pasrah gak ngerti apa-apa sama yang mereka omongin dan balik ngomongin mereka pake bahasa inggris. biar kata bulepotan yang penting bisa ngerti. ye gak?

tempat gue ini tergolong indah sekali tapi aneh. indah karena bisa-bisanya gue punya dua pemandangan berbeda sekaligus kakak. kalau kitorang menghadap ke depan, kita langsung disuguhin pemandangan laut yang waw sekali. dan pas nengok ke belakang, beuh ada gunung ternyata. aneh karena siang bisa panas sekali tapi tunggu malam sekitar jam 10 sampai jam 5 pagi, beuh… tangan su hampir beku karena dinginnya ampun-ampunan. bahkan gue sampe ngeluarin sleeping bag loh biar gak kedinginan. mantap banget kan? bzztt

ngomongin soal adat. gue juga bingung sih. jadi kebetulan sampai 2 minggu ke depan gue tinggal di rumah bapak kepala yayasan (katanya sih beliau yang membangun sekolah ini), sampai rumah kos gue selesai di renovasi. jadi semalem itu gue ada niatan mau mencuci piring malam-malam karena banyak piring kotor, toh. tapi ternyata pas lagi mau cuci, gue malah ditegur, ternyata tra boleh ada kegiatan cuci-cuci (baju atau piring) kalau malam sudah tiba. oh, baiklah. nambah 1 pengetahuan baru. Cuma, kemarin dikasih tahu Pak Laurens (wakasek SMAS Ile Boleng plus penanggung jawab anak SM3T Ile Boleng), katanya sih itu hanya berlaku di keluarga ini.

tinggal dengan orang lain? hah…. ada plus dan ada minusnya. plus karena gue gak perlu pusing mikirin uang toh. makan su ada, minum su ada juga, air pun ada, tra usah pusing pikirkan air (kendala terbesar di desa gue ini ya air) tapi….. ya gitu. sungkan. aku sama Mbak Tuti (teman sekamarku, karena gue gak mungkin kan sekamar sama Ricky) jadi serba bingung mau ngapa-ngapain di rumah ini. disaat mata sudah ngantuk siang-siang tapi kok rasanya kurang sopan ya kalau kita tidur siang. mau ngapa-ngapain juga serba, “enak gak ya?” huhuhu. rumah renovasi ku, cepatlah benar. aku beneran pengen move.

Mita, doi ditempatkan di SMP di suatu desa yang mana desa itu isinya katolik semua dan satu-satunya yang muslim hanya dia. dia ngajar fisika dan seni budaya. kebayang gak sih mita suruh anak bocah nyanyi-nyanyi lagu daerah? hahaha. nyanyi buat diri sendiri aja suka gak jelas. David, kalau doi ditempatkan di Tanjung Bunga, kemarin sih gosipnya di sana sumber listrik agak jauh ya tapi sinyalnya kencang sekali, tapi entahlah… abisan David masih eksis sekali. dia seneng banget dapet  SMA di sana. tempatnya bagus, di pesisir pantai. seharian ini dia pamer foto di grup yang abis mancinglah sama muridnya, dan kawan-kawannya.

Bintan. oh iya sebelumnya… gue punya beberapa teman baru di Kimia, salah satunya si Feri yang ditempatkan di Bintan barengan Nurul dan Eky. atuhlah ya, dari kemarin itu gue lihat postingan anak Bintan pada enak-enak banget tempat tinggalnya. dalam kamar, ada AC, ada kulkas, ada springbed, ada tipi pula dengan antenna parabola, bayarnya? Cuma 75-100 ribu tiap bulan. iya banget gak sih? erw. tapi selidik punya selidik ternyata mereka beneran terisolasi di pulau itu, gak bisa kemana-mana. transport ke pusat kota di Riau ternyata sangat mahal sekali dibandingkan ongkos untuk ke Singapura atau mungkin ke Kalimantan Barat (yang mana gue baru tahu kalau ternyata Bintan dekat dengan Kalimantan. hahahaha, maapkeun). ditambah lagi tadi si Feri bilang, “di sana banyak pulau yang tidak boleh sembarangan orang masuk. hanya turis asing yang boleh sedangkan penduduk asli dilarang masuk.” miris ya, padahal masih di Indonesia loh, masih kepunyaan Indonesia :”( *mendadak nasionalis. gak sia-sia bapak TNI cuap-cuap tentang cinta tanah air dan bela Negara. tsahelah*

Papua. sampai detik ini gue belum dapat kabar apapun tentang anak Raja Ampat, sepertinya sinyal di sana su parah sekali. ah, aku rindu Pipeh, Septi dan Made. dua minggu bareng mereka toh, berasa ada yang hilang, mana gak ada lagi kan yang nyanyiin “tidur telat, bangun pagi-pagi, nyalain computer, online lagi”. hahaha. baik-baik ya kalian di sana. untuk anak Tamraw sih sampai semalam masih ada kabar ya. mereka belum jalan ke tempat penempatan tapi besok mereka bakalan jalan ke penempatan masing-masing. gue gak jadi iri deh sama anak Papua. setelah kemarin sempat bete karena gak dapat di Papua eh pas denger cerita Garnis yang bilang, ongkos turun dia dari Tamraw ke kota makan duit 3 juta (baru turunnya doang), ya yaudahlahya. puji Tuhan banget gue dapat di flotim kalau gitu. gils banget kan, 3 jutaaa cuy. gaji dari pemerintah aja cuma 2,7 juta, tambahan gaji pemda berapa sih? mentok-mentok nih.. ya paling gede mungkin total 5 juta. Itu juga kalau gak cuma wacana doang, masih gak jelas juga beneran dapet atau enggak. yakali gaji 2 bulan hilang tanpa jejak hanya buat ke kota? ya yang bener aja, gue mah ogah.

sudah jam 9 malam. sudah harus tidur sepertinya. mengingat besok jam 7 pagi gue harus cabut ke sekolahan (YA, di sini sekolah masuk sampai hari Sabtu T.T betapa berharganya tanggal merah di hari sabtu). jadi ya begitulah, sepertinya gue harus pamit undur dulu malam ini.

selamat malam! selamat tidur. salam dingin dari Ile Boleng :*

dian chrisniar

Comments

Popular posts from this blog

PM1

gue dapet banyak pelajaran dari pengalaman bikin paspor selama hampir dua mingguan ini. eh wait... mau kemane bu? hahahaahah. gua kan mau jalan-jalan, jadi ya dari sedini mungkin sudah dipersiapkan tetek bengeknya. hahahah (tau-taunya ditempatin di tempat yang gak bisa 'jalan-jalan'. aaaakkk jangaaannn).

persyaratan bikin paspor sebenarnya gak terlalu ribet ya, coba monggo di klik dulu link ini buat tahu apa aja syarat-syarat yang harus di bawa untuk pembuatan pasport nya (jangan lupa dibawa semua berkas aslinya ya!).

Nokia 130

jadi tahu kan kalau kemarinan itu gue abis ganti ke xiaomi redmi note. nah, yang belum tahu dan pengen tahu reiew-an gue tentang HP xiaomi, monggo di-klik link ini.

permasalahan yang kemarin, kebetulan gue belinya yang 4G yang mana 4G nya itu single sim. mengingat provider besar di negara ini sangatlah tidak ramah dengan paketan internet jadilah akhirnya gue tetap berpendirian teguh untuk memakai kartu 3 dengan sistem kuota mereka yang setahun tanpa ada pembagian jam, tapi ya begitu dengan kualitas yang... hmh... gak bagus-bagus amat. setidaknya untuk messenger masih mumpuni lah, cuma ya jangan harap kalian bisa upload foto aja sih... hehe. hehe. kalian upload pagi, malemnya baru muncul di linimasa. wakawak.

SKBN dan SKS

sesuai janji yang kemarin, berhubung 2 hari yang lalu gue kelar ngurus Surat Keterangan Sehat (SKS) dan Surat Keterangan Bebas Narkoba (SKBN), maka dari itu malam ini mau bahas cara buat ngedapetin kedua surat itu. ngurus SKBN sebenarnya bisa di BNN, cuma berhubung gue males harus pindah-pindah tempat jadilah gue ngurus itu di satu tempat yaitu di RSUD Budhi Asih di Cililitan sana.